Bertaubat pada Akhir Bulan Ramadhan

Bertaubat pada Akhir Bulan Ramadhan

Kremil News, Surabaya - Pada hari Jum'at, (5/4) ustadz Imam Muttaqin berceramah tarawih di Masjid Al Islam, dengan tema bertaubat pada akhir bulan ramadhan. Pada akhir bulan ramadhan, Allah menyuruh untuk berlomba-lomba dalam beribadah kepada-Nya, karena tujuan berpuasa adalah mendapat gelar takwa.

Taubat adalah suatu sikap yang mengakui perbuatan diluar syariat atau dosa dan di ikuti dengan penyesalan atas perbuatan dosa tersebut serta merubah untuk menjadi lebih baik dalam menjalankan syariat Allah.

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

Artinya : “Seluruh anak Adam itu bersalah, dan sebaik-baik yang bersalah adalah mereka yang senantiasa bertaubat.”

Nabi Adam 'Alaihis salam pun juga pernah berbuat dosa dan salah.

Ketika Nabi Adam berada di dalam syurga bersama hawa kemudian di goda oleh syaitan agar memakan buah yang dilarang untuk didekati apalagi memakannya. Sehingga Nabi Adam di keluarkan dari syurga-Nya Allah Subhaanahuu wa Ta'alaa.

Sehingga ketika Nabi Adam di turunkan ke bumi bertaubat kepada Allah, sebagaimana firman Allah:

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Artinya : “Robbana dholamna Anfusana wa inlam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakunanna minal khosirin”. (QS. Al A'raf : 23)

Nabi Muhammad Shalallaahu 'alaihi wa Sallaam saja yang terjaga dari salah dan dosa melakukan istighfar dalam sehari sebanyak 100 kali. Maka kita sebagai pengikut-Nya harusnya lebih banyak melakukan istighfar, dikarenakan kita lebih banyak berbuat dosa kepada Allah Subhaanahuu wa Ta'alaa.(Wahid)

Komentar